Copyright © THIS IS MY BLOG :D
Design by Art Of Hacks
Senin, 30 April 2012

5th part 2

Beberapa minggu setelah digelarnya acara pekan olahraga, niki dan galih semakin dekat. Mereka sering pergi ke kantin bersama, belajar bareng. Dan tentu saja tidak hanya berdua , melainkan dengan sahabat niki yaitu luna. Gadis berambut keriting dan berkulit sawo matang itu memang belum lama menjadi sahabat niki, tetapi dengan sifat dewasanya ia mampu mengimbangi sifat kekanak kanakan niki. Siang itu walikelas mereka mengumumkan bahwa ada lomba yang akan diselenggarakan pemerintah setempat. Lomba yang diadakan hanya lomba siswa berprestasi dan MIPA. Walikelas mereka pun mengadakan seleksi siapa yang akan terpilih untuk mengikuti diantara dua lomba tersebut. Tetapi seleksi pun terbatas, hanya yang mendapat peringkat 10 besar saat semester kemarin. Galih,iko,niki,luna dan 6 teman mereka yang masuk 10 besar semester kemarin pun mengikuti seleksi. Mereka mengerjakan soal yang diberi oleh wali kelas mereka. Mereka mengerjakan soal tersebut sesuai kemampuan mereka. Sejam telah berlalu, mereka pun meninggalkan ruang kelas. 'tadi gimana nik soalnya? aku ga yakin kepilih', kata luna sambil memegang keningnya. 'ya lumayan lah, kalo kepilih tinggal ikut lombanya, menang kalah urusan nanti yang penting pengalamannya lun', niki menyemangati luna dan dirinya sendiri. Tiba tiba galih menghampiri mereka berdua dengan membawa air mineral. 'gimana nik tadi soalnya? optimis kepilih ga nik?', tanya galih sambil membuka tutup botol air mineral tersebut. 'ya lumayan gal, aku sih optimis kamu kepilih, gatau deh kalo aku', niki menjawabnya. Niki optimis galih terpilih untuk mengikuti salah satu dari lomba tersebut karena galih sudah menjadi juara kelas selama 2 tahun berturut turut. 'yah mesti optimis dong nik, kamu kan jago tuh tentang sejarah sejarah gitu', galih memberi semangat untuk niki. 'iya nik,si galih pengen lu kepilih biar dia ada yang nemenin pas nanti lomba hahaha', luna yang mendengarkan niki dan galih berbicara pun ikut unjuk suara. 'apaan sih lun?!', pipi niki pun memerah. Galih hanya ikut tertawa. Bel pun berbunyi, mereka pun segera masuk kelas untuk mengetahui hasil seleksi tersebut. Wali kelas mereka mengumumkan bahwa yang mengikuti lomba MIPA adalah iko dan fadli. Sementara yang mengikuti lomba siswa berprestasi adalah galih dan niki. Mereka berempat pun bersalaman, dan wali kelas mereka memberi semangat untuk mereka. Keesokan harinya mereka tidak mengikuti pelajaran karena ada pelatihan dari para guru di ruang kantor. Iko dan fadli sudah ada disana saat galih dan niki baru saja datang. Muka iko murung,tidak bersemangat. 'ko lu kenapa?', tanya niki sambil menaruh tasnya di atas meja. 'mestinya yang ikut lomba siswa berprestasi gue sama galih, kenapa jadi lu?!', suaranya meninggi. 'kok lu marahnya sama gue? bu rona kan mintanya gue sama galih karena sekolah lebih setuju kalo peserta yang ikut itu cewe sama cowo', jawab niki. Mata iko memerah, entah kenapa belakangan ini iko terlihat aneh kalo didekat niki dan dia menjadi sentimen bila didekat galih. Akhirnya selama pelatihan, iko tidak berbicara dengan niki dan galih. Dia hanya mengajak fadli untuk menemaninya berbicara. Niki pun sama. Dia hanya berbicara dengan galih. Sebenarnya niki tidak enak hati dengan iko. Walaupun mereka berdua sering terlihat tidak akrab, mereka peduli satu sama lain. 'yah mau gimana lagi', niki berbicara dalam hatinya. Selama satu minggu mereka mendapat pelatihan , akhirnya hari itu pun tiba. Iko dan fadli berangkat duluan karena tempatnya lebih jauh. Niki pun melihat iko yang tidak bersemangat ikut lomba tersebut memberi semangat sebelum iko berangkat. 'semangat ya ko, jangan pesimis optimis aja!', niki menyemangati iko. 'yaa palingan juga kalah nik', iko menjawabnya pasrah. 'jangan pesimis ko, lu pasti bisa lah', jawab niki. Iko tidak menjawab apa apa karena guru mereka sudah memanggil iko dan fadli untuk berangkat saat itu  juga. Setengah jam berlalu, niki, galih dan guru yang mengantar mereka pun berangkat. Setelah sampai disana mereka langsung mengambil nomor urut peserta. Setelah itu mereka mengikuti tes tertulis. Mereka bisa mengerjakan soalnya dengan lancar. Seusai tes tertulis, mereka beristirahat sejenak. 'gal aku kok pesimis ya lulus tes tertulis', kata niki lemas. 'nik, jangan pesimis! aku yakin kok kamu lulus, tadi kan soalnya lumayan', galih menyemangati niki. 'ya itu buat kamu, tapi optimis aja deh', kata  niki. 'nah gitu dong nik,kita sama sama berjuang ya', galih tersenyum. Hati niki sedikit tenang.

I

Kenapa baru sekarang?
Kenapa ga bilang langsung?
Kenapa cuma bisa denger ceritanya dari orang lain?
Kenapa ?
Sebenernya udah dari 2 tahun yang lalu...
Sabar sih nunggunya walaupun...
Bisa dibilang telat...
Tapi rasa itu masih ada...
Mungkin penantian panjang itu baru terjawab...
Ternyata bener...
Cuma waktu yang bisa ngejawab semua itu...
Berubah, tapi lebih baik...
Tapi mau gimana pun tetep dihati...
I S

Sabtu, 31 Maret 2012

5th part 1

Seorang anak perempuan mendengar dua orang anak laki laki sedang membicarakan film yang ia tonton kemarin. 'iya bentar lagi kan film ke 5nya bakal keluar', anak laki laki yang mengenakan kacamata berbicara dengan temannya dengan sangat antusias. Anak perempuan itu pun mulai mendekati mereka dan motong pembicaraan mereka. 'ngomongin harpot ya?' tanya anak perempuan itu. anak laki laki dengan kacamata itu lalu melihatnya sedikit sinis,' iya,emangnya lu ngerti?'. 'ya ngerti lah, gue kan suka film itu!' jawab si anak perempuan itu. 'emangnya lu udah nonton 4 filmnya? kalo gue sih udah', tambah anak laki laki kacamata itu dengan sombongnya. 'nggg.....belom sih baru ke 2 sama yang ke 4, tapi gue tau lah ceritanya', jawab anak perempuan itu. 'iya? wah aku malah belum nonton yang ke 2', sambut anak laki laki yang memiliki pipi chubby dengan badannya yang sedikit kurus itu. Akhirnya si anak perempuan dan si pipi chubby itu asik mengobrol dan perlahan si kacamata meninggalkan mereka berdua. Sebenarnya mereka bertiga sudah 4 tahun menjadi teman sekelas ,dan tahun ini adalah tahun ke 5 mereka di sekolah itu. Anak perempuan itu pun sudah mengenal kedua anak laki laki tersebut. Niki, nama anak perempuan tersebut. Anak laki laki berkacamata itu bernama Iko. Sebenarnya niki dan iko sudah saling kenal karena saat di tahun ke 3 mereka sempat menjadi teman sebangku. Dan si pipi chubby itu bernama Galih. Niki mengenalnya tetapi tidak sedekat niki mengenal iko. Niki pun pernah suka padanya karena galih selalu menjadi juara kelas. Di tahun ke 5 ini, akan banyak perlombaan yang akan diikuti murid murid di sekolah tersebut. Perlombaan pertama ada lah pekan olah raga. Beberapa murid di kelas niki pun ditunjuk untuk mengikuti lomba senam, termasuk galih dan niki. Galih pun ingin ikut lomba catur. Begitu juga iko. Mereka pun adu catur, siapa yang menang akan mengikuti lomba catur. Sore itu niki datang ke sekolahnya untuk mengikuti latihan senam. Selesai latihan niki melihat iko dan galih sedang bermain catur. 'lu berdua ga balik? bentar lagi maghrib loh', niki sekedar mengingatkan. 'ini lagi adu catur, siapa yang menang bakal ikut lomba catur nik', ucap galih yang sesekali melihat ke arah niki. 'oh begitu', niki langsung menaruh tasnya dan melihat permainan catur mereka. 'lah lu kok malah gajadi balik?', cetus iko. 'engga ah, gue mau tau siapa yang menang antara lu berdua', niki semakin antusias. 'ya pasti gue lah', iko menjawab dengan yakin. 'ya liat aja, ntar yang menang lawan gue deh', cetus niki ketus. 'lawan lu? emangnya bisa main?', iko yang tidak bisa melepaskan matanya dari bidik bidik catur itu. 'bisa lah,gini gini gue jago tau!' niki menaikan suaranya. Akhirnya pertandingan tersebut dimenangkan oleh galih. Iko pun pulang dengan muka murung. Sementara itu niki dan galih pun bermain catur. Guru olah raga mereka memerhatikan mereka yang sedang bermain catur. Guru olah raga itu pun mengajak niki untuk mengikuti lomba catur. Niki yang tidak enak hati dengan iko mengusulkan kepada guru olah raganya agar iko dan galih lah yang akan mengikuti lomba catur. Guru tersebut menjelaskan hanya boleh mengikuti 1 siswa laki laki dan 1 siswa perempuan. Akhirnya niki pun menyetujuinya. Saat hari tiba, seluruh tim yang mengikuti lomba berangkat ke GOR dengan harapan bisa mendapatkan juara di perlombaan tersebut. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Galih yang dijagokan seluruh guru tidak mendapatkan juara, sama nasibnya dengan niki. Begitu pun tim senam mereka yang hanya bisa puas mendapatkan juara ke-5. Tetapi masih ada perlombaan yang mereka masih bisa ikuti. 'kita masih punya harapan kok', galih menenangkan niki. Niki pun hanya tersenyum melihat galih yang sedang menyemangatinya.
Selasa, 28 Juni 2011

#ohjustlikeyou 20:20

He's not best looking, but he's the smartest guy, he can be a jerk sometimes, but for some reason I don't care. He's different. I love him
Rabu, 15 Juni 2011

vista

This song is for both of you, thanks for unforgettable moment :)

We were as one babe
For a moment in time
And it seemed everlasting
That you would always be mine

Now you want to be free
So I'm letting you fly
Cause I know in my heart babe
Our love will never die
No!

You'll always be a part of me
I'm a part of you indefinitely
Girl don't you know you can't escape me
Ooh darling cause you'll always be my baby
And we'll linger on
Time can't erase a feeling this strong
No way you're never gonna shake me
Ooh darling cause you'll always be my baby

I ain't gonna cry no
And I won't beg you to stay
If you're determined to leave girl
I will not stand in your way
But inevitably you'll be back again
Cause ya know in your heart babe
Our love will never end no

You'll always be a part of me
I'm part of you indefinitely
Girl don't you know you can't escape me
Ooh darling cause you'll always be my baby
And we'll linger on
Time can't erase a feeling this strong
No way you're never gonna shake me
Ooh darling cause you'll always be my baby

I know that you'll be back girl
When your days and your nights get a little bit colder oooohhh
I know that, you'll be right back, babe
Ooooh! baby believe me it's only a matter of time

You'll always be a part of me
I'm part of you indefinitely
Girl don't you know you can't escape me
Ooh darling cause you'll always be my baby
And we'll linger on
Time can't erase a feeling this strong
No way you're never gonna shake me
Ooh darling cause you'll always be my my baby....

You'll always be a part of me (you will always be)
I'm part of you indefinitely
Girl don't you know you can't escape me
Ooh darling cause you'll always be my baby
And we'll linger on (we will linger on....)
Time can't erase a feeling this strong
No way you're never gonna shake me
Ooh darling cause you'll always be my baby


*nb: jangan salah ambil makna dari lagu ini, trims.